Jumat, 19 November 2021

John Calvin dan Teologinya

John Calvin dan Teologinya

John Calvin (10 July 1509 - 27 May 1564) adalah salah satu teolog Perancis, dan Reformator Perancis yang tinggal dan melayani di Geneva, Swiss selama masa Reformasi. John Calvin / Yohanes Calvin / Jean Cauvin adalah tokoh utama dalam mengembangkan suatu sistematika teologi yang disebut dengan Calvinisme. John Calvin adalah teolog, organisator, dan pendisiplin besar Gereja Reformed. Serta merupakan Salah satu Second Generation dari Protestant.[1]

John Calvin
John Calvin
© Gambar dari https://grii-cikarang.org/

 

Senin, 13 September 2021

Beberapa contoh kelompok bidat Kristen mula-mula

Beberapa contoh kelompok bidat Kristen mula-mula

Sesudah Kristus bangkit dan naik ke sorga, Roh Kudus turun ke atas rasul-rasul pada hari Pentakosta sehingga terbentuklah gereja dan di kota Antiokhialah persekutuan orang percaya ini disebut sebagai Kristen. Pada masa itu, orang-orang Kristen masih ada yang beribadah di dalam Sinagoga. Namun dalam persekutuan itu, terdapat begitu banyak rupa-rupa angin pengajaran, sehingga timbul banyak kelompok teologis di dalam gereja itu sendiri.


  • Adopsionisme, merupakan komunitas yang masih berada dalam lingkungan Yahudi. Komunitas ini tidak mempercayai bahwa Yesus adalah Anak Allah, karena Allah itu adalah Esa. Mereka menganggap Yesus sebagai inovator terhadap ajaran Yahudi, mereka juga menentang keras ajaran Paulus yang menekankan esensi Keilahian Kristus yang sama dengan Allah.  Padahal, KeEsaan Allah merujuk kepada substansi, bukan kepada Pribadi (1 Timotius 2:5).
  • Marcionisme, Kelompok yang dipelopori oleh seorang bapa gereja yang menyimpang, Marcion. Ia mengajarkan bahwa Yesus bukanlah hasil dari nubuatan Perjanjian Lama. Yesus merupakan jalan keselamatan, dan Taurat tidak sepenuhnya benar. Padahal, Alkitab baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru adalah firman Tuhan yang berotoritas, berkesinambungan secara progresif dan benar secara mutlak (2 Timotius 3:16).
  • Gnostisisme, kelompok yang menegaskan bahwa manusia harus mendapatkan keselamatan dengan cara memperoleh pengetahuan, pengetahuan akan Allah. Padahal, manusia diselamatkan bukan karena kepintaran atau banyaknya pengetahuan mereka namun oleh karena iman yang hidup di dalam Kristus (Efesus 2:8).


Daftar Isi

Pdt. Yusak B. Setyawan, MATS, Ph.D, “Pengantar untuk Studi Hermeneutik Perjanjian Baru” (Salatiga: Fakultas Teologi Universitas Kristen Satya Wacana, 2015).

Jumat, 02 Juli 2021

Sekilas Sejarah Mengenai TULIP

Sekilas Sejarah Mengenai TULIP

TULIP

    Kata “TULIP” adalah sebuah akronim dari kelima huruf yang membentuk kata itu dari bahasa Inggris yang meringkas lima pokok Calvinisme. Yakni Total Depravity, Unconditional Election, Limited Atonement / Limited Redemption, Irresistible Grace, dan Perseverance of The Saints.

Canon of Dort
Canon of Dort 
© Canon of Dort oleh Ligonier
 

Sabtu, 12 Juni 2021

Irenaeus Menjadi Uskup Lyons

Irenaeus Menjadi Uskup Lyons

Ada begitu banyak tulisan menceritakan kematian Petrus, seperti Ireneus dari Lyon, Tertulianus, Ciprianus, Hipolitus, Clemen dari Alexandria, Origenes. Teks Nubuat kematian Petrus sudah kita lihat dalam Injil Yohanes 21:18 mengatakan, “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki.”[1]

Irenaus
Irenaus 
© Irenaeus dari Wikipedia

Polikarpus sang Martir

Polikarpus sang Martir

    Polikarpus adalah salah satu murid Yohanes yang kemudian menjadi uskup di Smirna, bagian utara Efesus yang menjadi martir pada 23 Februari 167.[1] Polikarpus merupakan seorang Martir yang juga merupakan tokoh penting di dalam perkembangan Gereja purba hingga sekarang. Polikarpus juga membawa pengaruh dalam perkembangan, terutama dalam hari raya. Hari raya yang dimaksud adalah, perayaan hari raya yang penting dalam Kekristenan.

Polikarpus
Polikarpus
© Polikarpus dari Wikipedia

Senin, 07 Juni 2021

Kaisar Nero

Kaisar Nero

Nero Claudius Caesar Augustus Germanicus merupakan seorang kaisar yang lahir pada tanggal 15 Desember 37. Ia memerintah menjadi seorang Kaisar di Roma pada tahun 13 Oktober 54 – 9 Juni 68 M. 

id.wikipedia.org

Nero adalah salah satu kaisar yang memberikan catatan paling hitam di dalam sejarah Kristiani.[1] Kisah Nero sendiri yang paling dikenal adalah bagaimana ia menuduh orang Kristen di kalangan Roma dengan membuat sebuah alibi mutlak kepada umat Kristen tentang kebakaran Roma, dimana ia yang sebenarnya membakar Roma saat itu (18 Jul 64 M – 23 Jul 64 M). Dari musibah yang terjadi, ada banyak cerita Syahid yang terpaparkan baik itu dari uskup Katolik pada masa itu ataupun para Jemaat Kristen.